INFOTIPIKOR.COM | BUOL – Bupati Buol secara resmi melantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) dalam sebuah prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Aula Pobokoidan lantai 2 kantor Bupati Buol, Senin 12/1/2026.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengisian jabatan di tiga Dinas yang selama ini berstatus pelaksana tugas (PLT), serta sebagai upaya penyegaran birokrasi serta penguatan tata kelola pemerintahan daerah agar lebih profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Bupati Buol Moh Nasir DJ Daimaroto, Sekda Buol Moh Yamin Rahim SH.,MH, para kepala OPD, serta undangan lainnya.
ketiga Pejabat yang di Lantik tersebut adalah
1. Muhamad A. Singara, S.Ag yang di lantik menjadi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,
2. Arfandi A. Wehantou sebagai Kepala Dinas BPM-Pemdes, dan
3. Agus Zaenal Abidin sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.
Dalam sambutannya, Bupati Buol menegaskan bahwa pelantikan pejabat JPTP bukan sekadar seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan loyalitas terhadap negara serta masyarakat.
“Jabatan adalah amanah. Pejabat yang dilantik hari ini harus mampu menunjukkan kinerja nyata, bekerja sesuai aturan perundang-undangan, serta menjunjung tinggi etika birokrasi,” tegas Bupati Buol.
Bupati juga menambahkan pelantikan ke 3 Pejabat, jabatan tinggi pratama telah melalui tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, serta berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 17 Tahun 2020,
Bupati Buol juga menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi antar perangkat daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pengelolaan anggaran yang akuntabel, serta percepatan program prioritas daerah di tengah Kebijakan Efisiensi oleh pemerintah pusat lanjutnya. Bupati juga menyampaikan bahwa tuntutan terhadap birokrasi saat ini semakin kompleks seiring dengan dinamika dan perubahan yang berlangsung cepat,
dalam konteks ini, promosi jabatan tidak boleh dimaknai sebagai rutinitas semata, melainkan sebagai langkah strategis untuk memastikan organisasi pemerintah tetap dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.
“Esensi pelantikan bukan hanya sekadar pergantian orang, tetapi lebih pada peningkatan kualitas kinerja dalam rangka menyukseskan pembangunan Kabupaten Buol,” tegas Bupati Kepada para pejabat yang baru dilantik. Bupati Buol berharap agar dapat segera beradaptasi dengan amanah baru mengenali medan tugas, membangun sinergi dengan tim kerja, serta menciptakan ekosistem birokrasi yang sehat, terbuka, dan kolaboratif.
“Jagalah etika dan disiplin, junjung tinggi nilai-nilai ASN, serta dukung penuh visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Buol dalam mewujudkan Kabupaten Buol yang agamis, maju, sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing,” pungkasnya. (Moh Fharsi)

