Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ragam & Olah Raga»Marahnya Zulkifli Syukur, Pelatih Sulteng ke Wasit Saat Laga Lawan Aceh di PON 2024, Mental Hancur.
    Ragam & Olah Raga

    Marahnya Zulkifli Syukur, Pelatih Sulteng ke Wasit Saat Laga Lawan Aceh di PON 2024, Mental Hancur.

    By RedaksiSeptember 18, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIIKOR.COM – Pelatih Cabang Olahraga Sepakbola Sulawesi Tengah, Zulkifli Syukur naik pitam kepada wasit PON Aceh-Sumut 2024.

    Kepemimpinan wasit Eko Agus Sugiharto dinilai berat sebelah sehingga Aceh lolos ke semifinal.

    Kejadian tersebut terjadi saat pertandingan antara Aceh melawan Sulawesi Tengah di Stadion Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (14/9/2024).

    Pelatih Sulteng Zulkifli Syukur menyesalkan kejadian tersebut.

    Mantan pemain Timnas Indonesia itu melayangkan protes kemarahannya terhadap dua wasit pengganti.

    “Begitu terjadi satu gol yang panik siapa, bukan Aceh tapi kalian sebagai pengadil di dalamnya panik,” ujar Zulkifli Syukur dengan emosi memuncak kepada wasit, dilansir dari Instagramnya, @Zulkifli_03_syukur.

    “Saya tidak, saya hanya wasit cadangan…” ucap wasit cadangan saat ucapannya dipotong Zulkifli Syukur.

    Baca Juga:  Disebut Layak Jadi Caleg DPR RI 2029, Aji Pamungkas Pilih Fokus pada PBN di Bengkulu

    “Jangan bicara, saya pelatih muda, bapak wasit muda, saya pikir tujuan kita sama-sama ingin membangun sepakbola terutama pemain muda, tetapi kasihan mereka yang mau berkembang ke level senior, kalian hancurkan mentalnya dengan cara tidak pantes,” ujar Zulkifli Syukur.

    Emosi Zulkifli Syukur tak terbendung, dan mengatakan bahwa cukup dirinya lah yang harus disalahkan.

    Dalam keterangan unggahannya, Ia pun menyampaikan, permainan sepakbola bukan hanya tentang kalah dan menang melainkan ada nilai-nilai sportifitas yang harus kita junjung bersama.

    “Qadarullah,
    permainan sepakbola bukan hanya tentang kalah dan menang melainkan ada nilai-nilai sportifitas yang harus kita junjung bersama,
    niat saya hanya satu ingin menjadi bagian dalam pengembangan pesepakbola muda kita yang ada di Indonesia.
    Kasihan kalau mental mereka kita rusak hanya karena sebuah kepentingan,” tulisnya.

    Post Views: 434
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Meriahkan HUT ke-195 Kota & ke-58 Kabupaten Purwakarta, Warga Campaka Serbu “Ngagubyag Balong” di Desa Cijaya

    Juni 20, 2026

    Disebut Layak Jadi Caleg DPR RI 2029, Aji Pamungkas Pilih Fokus pada PBN di Bengkulu

    Juni 18, 2026

    Gandeng Ansor dan Polsek, Pawai Obor Desa Campaka Berlangsung Aman dan Khidmat

    Juni 15, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Ketua LANN Aceh Tenggara Soroti Penanganan 19 Pengunjung Positif Narkotika, Desak Polisi Transparan

    Juni 21, 2026

    Meriahkan HUT ke-195 Kota & ke-58 Kabupaten Purwakarta, Warga Campaka Serbu “Ngagubyag Balong” di Desa Cijaya

    Juni 20, 2026

    Wujud Kepedulian Polri di Tengah Masyarakat, Kapolsek Campaka Berbagi Sembako untuk Pengemudi Ojol

    Juni 20, 2026

    Wali Kota Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Tiga Raperda Usulan Pemkot Bandung

    Juni 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.