Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»Ekonomi & Bisnis»PPKLK dan LSM PJTR,Kerjasama Sosialisasi Program Peningkatan SDM Pedagang Kaki Lima
    Ekonomi & Bisnis

    PPKLK dan LSM PJTR,Kerjasama Sosialisasi Program Peningkatan SDM Pedagang Kaki Lima

    By RedaksiAgustus 8, 2022Updated:Agustus 8, 2022Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Karawang | Infotipikor.com – Paguyuban Pedagang Kaki Lima Karawang (PPKLK) bekerjasama dengan LSM Peduli Jaringan Tenaga Rakyat (PJTR),menggelar sosialisasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pedagang kaki lima menuju masyarakat karawang sejahtera,bertempat di Aula RM. Wakil Enim, Jalan raya Cigeuntis Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Senin (08/08/2022).

    Kegiatan sosialisasi itu diikuti sebanyak 40 orang yang terdiri dari para pedagang kaki lima, pemuda serta mahasiswa, dengan menghadirkan Dua narasumber yakni Jaji Maryono, SP, MM (Kepala Desa Mekarbuana) dan H. Jumria, S. Sos (Sekretaris Kecamatan Tegalwaru).

    Kegiatan yang bertujuan agar para pedagang mendapatkan informasi publik serta peningkatan usaha, juga melibatkan pemuda agar tertarik dalam bidang usaha mandiri.

    “Dengan kegiatan ini kami bisa mendapatkan pengetahuan,dan para pedagang jadi lebih tahu, apa saja program pemerintah yang belum kami ketahui,” kata Ketua Panitia Sosialisasi PPKLK, Yofa Faisal Nillan.

    Ia pun melihat, selama melandainya Covid-19, berindikasi bahwa perekonomian masyarakat mulai bergeliat kembali, sehingga dipandang perlu jika pedagang pun mendapatkan informasi dari pemerintah baik  Desa dan Kecamatan terkait program apa saja yang ada agar relaksasi bisa didapatkan oleh para pedagang.

    “Terlebih, dengan dihadiri oleh para pemuda, sehingga di dapatkan pengetahuan lebih perihal program yang bisa memperingan usaha mandiri. Kami yakin para pemuda pun pasti akan melirik usaha mandiri seperti kami,” harapnya.

    Sementara, Jaji Maryono, S.P., M.M., Kepala Desa Mekarbuana memberikan materi dalam acara sosialisasi itu pun mengungkapkan bahwa dengan mendapatkan pengetahuan apa saja, program yang disediakan pemerintah di level pemerintah Desa saat ini, bisa merangsang generasi muda mau bergerak di bidang usaha mandiri.

    “Banyak kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh pemerintah,dengan begitu saya optimis, menjadi pedagang kaki lima akan menjadi terobosan guna menekan angka pengangguran ke depan,” harapnya.

    Ditambahkan oleh Sekretaris Kecamatan Tegalwaru, H. Jumria, S. Sos, pemateri dari Pemerintah Kecamatan menyambut baik adanya kegiatan sosialiasi yang menjadi inisiatif para pedagang kaki lima,dan mengajak pemuda serta mahasiswa sebagai sebuah terobosan yang terkoneksi.

    “Ini sangat baik sekali, sosialisasi dengan mengajak pemuda serta mahasiswa cukup terkoneksi sekali. Dan memang setelah adanya sosialisasi ini, ada keberlanjutan sehingga selain memberikan rangsangan kepada para pemuda menjadi enterpreanur yang berkompeten, juga bisa berakselerasi dengan pemerintah,” katanya.

    Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini untuk meningkatkan pendapatan para pedagang kaki lima. Minimal, kata dia, para pedagang kaki lima bisa bekerjasama dengan para pengusaha wisata di daerah Kecamatan Tegalwaru. Kita akan membantu kordinasi, yang penting bisa mentaati aturan dan tidak merugikan.

    “Kemudian, seperti pinjaman bank melalui KUR dengan bunga rendah juga bisa dimanfaatkan untuk membangun dan mengembangkan usaha para pedagang kaki lima,” jelasnya.

    Jumria pada kesempatan itu mengatakan, agar sosialisasi itu berkelanjutan maka pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa Dinas di Pemda Karawang, sehingga program-program dengan leading sektor itu bisa dirasakan oleh PPKLK juga pemuda dan mahasiswa.

    “Dan kami bisa menindaklanjuti dengan bidang kesejahteraan sosial. Saya yakinkan untuk berkelanjutannya, selain mendapatkan bimbingan teknis usaha mandiri juga nanti akan kaya dengan pengetahuan yang diberikan oleh beberapa instansi sehingga baik pedagang dan pemuda akan lebih tahu lagi usaha mandiri,” tandasnya.

    Terpisah, salah satu peserta dari PPKLK, Falah yang juga pedagang makanan keliling mengatakan sebagai pedagang kecil, pedagang kaki lima mohon agar Pemerintah Desa Mekarbuana bisa menampung dan mencambuk anggota PPKLK agar bisa berinovasi dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.

    “Karena sekecil apapun pendapatan kami, kami tetap pelaku usaha. Meskipun dengan pendidikan rendah, bukan berarti harus moril rendah dan direndahkan. Diharapkan bisa diadakan even yang bisa menampung para pedagang kaki lima agar tidak hanya menjadi penonton,” harapnya.

    Lain pula yang diungkapkan Uwif dari Sanggabuana Productions (SBP) menyambut baik acara sosialisasi itu. Dirinya pun sependapat jika untuk menekan angka pengangguran di kalangan remaja, maka usaha mandiri yang berkelanjutan cukup di nanti mereka.

    “Mudah-mudahan dengan mendapatkan arahan dari Pemerintah dan saling berkolaborasi baik PPKL dan Pemuda di lingkungan Kabupaten Karawang, minat usaha mandiri kami bisa tercipta dan angka pengangguran masyarakat Karawang bisa terpecahkan,” ungkapnya.

    Kemudian peserta dari kalangan mahasiswa, Fadel Iqbal selaku Pj. Ketua Umum HMI Cabang Karawang mengatakan menyambut baik kegiatan sosialisasi untuk para pedagang kaki lima ini.

    “Kita tahu bahwasanya selama dua tahun ini para pelaku usaha tengah diguncang dengan situasi pendemi yang memang membuat kestabilan ekonomi terganggu. Belum lagi ditambah dengan efek urbanisasi dan bonus demografi yang membuat pemerataan ekonomi di tingkat desa cenderung melambat,” sebutnya.

    “Semoga dengan adanya sosialisasi pengembangan SDM dan peningkatan kesejahteraan pedagang kaki lima yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima Karawang (PPKLK) bisa berjenjang dan dapat meningkatkan kualitas SDM serta kesejahteraan para pelaku usahanya,” demikian ujar Fadel Iqbal.

    (Redaksi)

    Post Views: 786
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    FIFGROUP Rayakan Hari Kartini dengan Aktivasi Interaktif di MRT Blok M, Ajak Perempuan Kenali Potensi Diri

    April 23, 2026

    Kepemimpinan Nur Rahmatu di KADIN Sulteng Tidak “Kredibel” Lagi

    Maret 19, 2026

    Idrus Hadaddo, S.H: Sebaiknya Kedua Kandidat Ketua Kadin Provinsi Sulteng Berunding

    Maret 12, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    PGRI Jawa Barat Dorong Digitalisasi Organisasi, Gelar Bimtek SIK dan KTA Digital di Bandung

    Mei 15, 2026

    Skandal RSUD Kolaka Timur Rp30,6 Miliar! Tender Sepi Peserta atau Sengaja Diseleksi? Gagal Tender Berujung PL, Aroma “Settingan” Menguat

    Mei 15, 2026

    Gufran Ahmad Resmi Maju, Bursa Ketua Kadin Sulteng Mulai Memanas

    Mei 15, 2026

    IPTU Ridwan Resmi Jabat Kasat Narkoba Polres Buol, Perkuat Pemberantasan Narkotika

    Mei 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.