INFOTIPIKOR.COM | SLEMAN – Bupati Sleman Harda Kiswaya menerima ubarampe (perlengkapan) upacara adat Labuhan Merapi dari utusan Raja Keraton Ngayogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, bertempat di Kantor Kapanewon Cangkringan, Senin (19/1).
Labuhan Merapi merupakan upacara adat yang dilaksanakan setiap tahunnya sebagai rangkaian peringatan Tingalan Dalem Jumenengan atau bertahtanya Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Raja Keraton Yogyakarta.
Sementara itu, usai menerima ubarampe, Bupati Sleman bersama jajaran Kalurahan dan Kapanewon membawa ubarampe menuju Petilasan Mbah Maridjan yang berada di Dusun Kinahrejo, Cangkringan, untuk diserahkan ke Juru Kunci Gunung Merapi.
Selanjutnya, upacara adat akan dilanjutkan pada Selasa (20/1) dini hari dengan dibawanya ubarampe menuju Gunung Merapi untuk prosesi ritual dan doa serta, pembagian berkat kepada masyarakat.
Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan dukungannya atas pelaksanaan upacara adat Labuhan Merapi.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur masyarakat Yogyakarta kepada Tuhan Pencipta Alam, atas nikmat berupa kesuburan tanah, dijauhkan dari marabahaya, serta diberikan kesehatan dan keutamaan dalam hidup.
“Acara Labuhan Merapi merupakan wujud rasa syukur masyarakat Yogyakarta kepada Tuhan Pencipta Alam, atas nikmat berupa kesuburan tanah, dijauhkan dari marabahaya, serta diberikan kesehatan dan keutamaan dalam hidup,” katanya.
Selain itu, Harda juga menyebut terlaksananya kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Yogyakarta memiliki rasa memiliki terhadap adat dan budaya. (Ari Wu)

