Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    INFOTIPIKORINFOTIPIKOR
    Home»TNI - POLRI»BPN Bagikan 5000 Sertifikat Tanah Secara Simbolis Kepada 30 Orang Warga Garut
    TNI - POLRI

    BPN Bagikan 5000 Sertifikat Tanah Secara Simbolis Kepada 30 Orang Warga Garut

    By RedaksiJanuari 6, 2021Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    INFOTIPIKOR.COM GARUT – BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Garut membagikan 5000 bidang sertipikat tanah, melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) secara simbolis kepada 30 orang perwakilan masyarakat di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (05/01/2021).

    Kegiatan ini berlangsung serentak di seluruh wilayah Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang membagikan 584.407 sertipikat tanah secara virtual melalui aplikasi video telekonferensi yang diikuti oleh 26 Provinsi dan 273 Kabupaten/Kota.

    Untuk Kabupaten Garut sendiri penyerahan sertipikat diwakili oleh masyarakat dari Kecamatan Karangpawitan dan Cilawu serta dari 8 Desa yaitu Desa Mekarsari, Ngamplangsari, Sukatani, Karyamekar, Sindangpalay, Lebak Agung, Lengkong Jaya dan Desa Lebak Jaya.

    Kepala Kantor Pertanahan ATR (Agraria dan Tata Ruang) /BPN Kabupaten Garut, Nurus Solichin mengatakan pembagian sertipikat tanah melalui PTSL ini membuktikan keseriusan pihaknya dalam menjalankan tugas untuk menyelesaikan seluruh programnya di tahun 2020. “Alhamdulillah hari ini kami menyerahkan 5000 bidang Sertipikat melalui program PTSL yang tersebar di berbagai desa di kabupaten Garut. Ini yang membuktikan keseriusan kami dalam menjalankan tugas untuk menyelesaikan seluruh program tahun 2020 kemarin semoga masyarakat dapat terbantu dengan terbitnya Sertipikat demi mendongkrak perekonomian dijadikan modal usaha dengan baik,” ucapnya.

    Baca Juga:  Brimob Polda Metro Jaya Patroli ke TPS, Jaga Kamtibmas Pilkades di Bekasi

    Salah seorang warga penerima sertipikat tanah melalui program PTSL, Ano (56) perwakilan dari Kecamatan Karangpawitan mengaku senang setelah menerima sertipikat dan berharap bagi yang belum menerima sertipikat bisa diberi kelancaran. “Alhamdulillah apa yang sudah direncakan oleh pemerintah sekarang sudah diterima secara langsung walaupun sedikit kelelahan tadi saya berangkat jam sembilan sampai sekarang sudah selesai, semoga kedepannya yang belum menerima sertifikat ini semoga diberi kelancaran dan sukses kepada pemerintah Presiden Joko Widodo,” ujar Ano.

    Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang akrab dipanggil Jokowi ini mengatakan penyerahan sertipikat tanah merupakan salah satu komitmen untuk mempercepat persertipikatan tanah di seluruh wilayah Indonesia. “Penyerahan sertipikat tanah ini adalah komitmen yang sudah berulang kali saya sampaikan, komitmen pemerintah untuk mempercepat pensertipikatan tanah di seluruh tanah air di seluruh Indonesia,” ucap Jokowi dalam sambutannya.

    Baca Juga:  Wujud Sinergi TNI-Polri, Polsek Campaka dan Babinsa Gotong Royong Cor Jalan di Cijunti

    Selain itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, Sofyan Djalil mengatakan pihaknya akan meluncurkan E-Sertipikat di tahun ini untuk memudahkan dalam hal persertipikatan tanah. “Tahun 2021 BPN akan meluncurkan E-Sertipikat (Sertipikat Elektronik) saat ini berbagai infrastruktur sedang kami siapkan untuk mendukung pelaksanaan pelayanan secara digital seperti validasi buku tanah warkah dan Menyusun beberapa peraturan yang terkait dengan sertipikat elektronik,” ujarnya.

    Ia juga menjelaskan produk PTSL yang dikeluarkan selama 3 tahun kebelakang serta adanya refocusing di tahun 2020 karena adanya pandemic Covid-19. “ATR BPN telah mengeluarkan produk PTSL 5,4 jta (2017), 9,3 juta (2018), 11,2 juta (2019), dikarenakan Covid-19 dan adanya refocusing anggaran tahun 2020 terealisasi sebanyak 6,8 juta bidang,” pungkasnya. (INDRA JAYA)

    Post Views: 338
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi
    • Website

    Berani Karena Benar Tertutup Karena Salah

    Related Posts

    Di Tengah Kemarau, Polsek Campaka Manfaatkan Mobil Patroli untuk Distribusi Air Bersih ke Warga

    September 26, 2026

    Wujud Sinergi TNI-Polri, Polsek Campaka dan Babinsa Gotong Royong Cor Jalan di Cijunti

    September 26, 2026

    Kapolda Sulteng Saksikan Pengantar Tugas Dirreskrimsus dan Kapolres Sigi Baru

    September 23, 2026

    Comments are closed.

    Berita Terbaru

    Musdes Penetapan RKPDes Desa Cijaya Tahun Anggaran 2027 Berjalan Kondusif, Fokus pada Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan

    September 28, 2026

    GKR Bendara Kembali Dipercaya Pimpin DPD PUTRI DIY Periode 2026–2030

    September 28, 2026

    Heboh! Pemenang Tender Kantor Bupati Buton Selatan Rp49,7 Miliar Diduga Gunakan SBU Dicabut, Inspektorat Diminta Turun Tangan

    September 28, 2026

    Finiser Termuda! Bocah 12 Tahun dari Purwakarta Cetak Catatan Waktu Tercepat di Fun Run 7K Podio Run 2026

    September 28, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • REDAKSI
    • TNI – POLRI
    • Ragam & Olah Raga
    • Daerah
    • Sosial & Budaya
    • Nasional
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Kriminal
    • Politik & Hukum
    • Iklan
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.